Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diancam, Dewan Pers Minta Jurnalis Jangan Takut

Sabtu, 22 Maret 2025 | Maret 22, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-03-21T22:30:53Z
"Dewan Pers berharap agar pers tidak takut terhadap berbagai model ancaman dan tetap menjalankan tugasnya secara profesional. Pers juga tetap kritis dalam menyampaikan pesan kebenaran," Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu


Jakarta - INGATKEMBALIcom: Kantor Media Tempo mendapat kiriman kepala babi yang dibungkus kotak kardus dan viral di media sosial. Atas hal tersebut Dewan Pers menyatakan para jurnalis tetap memberitakan suatu hal yang penting diketahui untuk masyarakat. 


Dari kasus ini, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mengatakan, agar para jurnalis tidak takut dalam memberitakan informasi. Dia meminta jurnalis tetap bekerja profesional agar masyarakat bisa mendapatkan informasi secara utuh dan dari berbagai pihak.


"Dewan Pers berharap agar pers tidak takut terhadap berbagai model ancaman dan tetap menjalankan tugasnya secara profesional. Pers juga tetap kritis dalam menyampaikan pesan kebenaran," ujar Ninik saat menggelar konferensi Pers di Jakarta, Jumat, 21 Maret 2025


Untuk itu pihaknya juga mengutuk keras tindakan teror atau intimidasi terhadap para jurnalis tersebut. Dimana pengiriman kepala babi yang dibungkus kotak kardus ke kantor Tempo, dan ditujukan kepada jurnalis Tempo Fransisca Christy Rosana (Cica). 


Dewan Pers meminta agar semua tindakan intimidasi dan teror seperti ini tidak terulang. Dia juga meminta wartawan tetap kritis dan tetap menyuarakan kebenaran.


"Kami berharap betul tindakan kekerasan, intimidasi, yang dilakukan pihak tidak bertanggungjawab terhadap kerja-kerja jurnalistik agar dihentikan. Karena kita mencederai demokrasi, kita mencederai kerja profesional teman-teman jurnalistik," ucapnya. 


Dan kita berharap tekanan ini tidak mengurangi daya kritis, dan daya kekuatan teman-teman untuk bekerja. Enggak usah takut, tetap bekerja secara profesional tapi harus pertimbangkan keamanan," katanya melanjutkan. 


Ninik juga meminta perusahaan pers membantu para jurnalis dengan memperhatikan keselamatan jurnalis. Dia mengimbau perusahaan pers juga membuat perlindungan kepada pers yang bekerja di perusahaan itu.


"Karena seperti diketahui sampai hari ini belum ada satu pun mekanisme negara yang memberi perlindungan kepada kerja jurnalis dalam konteks human rights defender. Oleh karena itu, berharap dalam upaya kuat, tetap kerja profesional, tetapi juga pertimbangkan keamanan," katanya.


Untuk diketahui, paket berisi kepala babi itu diterima satuan pengamanan Tempo pada Rabu  19 Maret 2025 pukul 16.15 WIB. Cica baru menerimanya pada pukul 15.00, Kamis, 18 Maret 2015, selepas liputan bersama rekannya, Hussein Abri Yusuf Muda Dongoran.(Na/By/Sa/Ar/Na


Copyright © INGATKEMBALIcom 2025