Jakarta - INGATKEMBALIcom: Menjelang Lebaran, pusat perbelanjaan dan ritel di Indonesia berlomba-lomba menawarkan berbagai promo belanja. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, menyebut Ramadan dan Idulfitri sebagai puncak penjualan ritel di Indonesia.
Ia menegaskan, meskipun terdapat peningkatan aktivitas belanja, daya beli masyarakat, terutama di kelas menengah bawah, masih mengalami tekanan. Kondisi ini sudah terasa sejak tahun lalu dan hingga saat ini belum sepenuhnya pulih.
"Dengan adanya program promo belanja ini tentunya juga akan membantu daya beli masyarakat," ujarnya pada wartawan, Minggu, 23 Maret 2025 Menurutnya, masyarakat dapat memanfaatkan diskon yang ada untuk memperoleh barang dengan harga lebih murah.
Ia menyoroti tren belanja online juga menjadi perhatian, terutama karena harga produk di e-commerce lebih kompetitif dibandingkan ritel fisik. Faktor pajak dan perizinan membuat harga barang di toko online sering kali lebih murah dibandingkan di pusat perbelanjaan.
Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa masyarakat kelas menengah bawah lebih banyak beralih ke belanja daring. Untuk menghadapi gelombang diskon, lanjut dia, masyarakat disarankan tetap cermat dalam berbelanja agar tidak kalap.(Na/By/Sa/Ar/Na)
Copyright © INGATKEMBALIcom 2025