
Jakarta - INGATKEMBALIcom: Ketua Umum Afiliasi Global Ritel Indonesia (AGRA) Roy Nicholas Mandey mengungkapkan bahwa daya beli masyarakat menjelang Lebaran 2025 mengalami penurunan.
Roy menjelaskan masyarakat lebih memilih menabung daripada mengeluarkan uang untuk konsumsi, hal ini berpengaruh langsung pada peredaran uang. Menurut Roy, diskon yang diberikan oleh pelaku usaha juga tidak efektif meningkatkan daya beli.
“Diskon tidak tepat sasaran karena masyarakat menengah ke bawah, yang mayoritas tidak menggunakan pesawat atau jalan tol, lebih memilih untuk menabung,” ujarnya dikutip Pro3 RRI, Kamis, 03 April 2025
Selain itu, Roy juga menyoroti penurunan jumlah pemudik yang hampir 50 persen dibandingkan tahun lalu. “Ini menandakan bahwa masyarakat lebih memilih untuk menyimpan dana daripada berbelanja atau mudik,” kata Roy.
Roy mengusulkan bahwa pemerintah perlu fokus pada penciptaan lapangan pekerjaan formal untuk mengatasi penurunan daya beli ini. Ia menyarankan agar program kewirausahaan lebih didorong untuk membantu masyarakat yang terdampak ekonomi.
Menurut Roy, strategi efektif untuk mendukung sektor ritel adalah penurunan suku bunga untuk UMKM, yang selama ini merasa terbebani oleh bunga tinggi. "Bantuan ini akan memungkinkan UMKM untuk bertumbuh lebih baik, terutama dalam masa krisis seperti sekarang,” ucap Roy. (Na/By/Sa/Ar/Na)
Copyright © INGATKEMBALIcom 2025