Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sejarah Kue Nastar, Bukan Berasal Dari Indonesia

Minggu, 30 Maret 2025 | Maret 30, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-03-30T16:51:29Z
Ingatkembalicom

Jakarta - INGATKEMBALIcom: Sejarah Kue Nastar, Perayaan Lebaran selalu diramaikan dengan berbagai sajian kuliner khas, salah satunya adalah kue nastar. Namun, banyak yang belum mengetahui sejarah kue satu ini, yang ternyata bukan berasal dari Indonesia.


Nastar adalah kue kering yang berisi selai nanas, sering disajikan dalam toples bersama kue lainnya. Kue ini memiliki rasa manis legit dengan cita rasa gurih dan aroma butter yang khas.


Meski identik dengan Lebaran, nastar bukanlah kue asli Indonesia, melainkan berasal dari Belanda. Dilansir dari laman Indonesian Chef Association, nama nastar berasal dari bahasa Belanda, "ananas" dan "taartjes."


Racikan resep nastar terinspirasi dari pie Belanda yang dibuat dalam loyang besar dengan berbagai jenis selai. Dulu, pie tersebut menggunakan selai blueberry, stroberi, atau apel, namun sulit ditemukan di Indonesia.


Untuk menggantikan buah-buahan tersebut, orang Belanda mulai menggunakan nanas yang mudah ditemukan di Indonesia. Nanas dipilih karena rasa asam manisnya yang mirip dengan stroberi dan apel.


Seiring berjalannya waktu, nastar di Indonesia mengalami berbagai modifikasi. Salah satunya adalah bentuknya yang kecil-kecil, agar lebih mudah dimakan sekali habis.


Awalnya, nastar hanya dinikmati kalangan bangsawan pada perayaan besar. Namun, seiring waktu, kue ini dapat ditemukan di rumah-rumah dan toko-toko di seluruh Indonesia.


Selain Lebaran, nastar juga banyak dijumpai pada perayaan Tahun Baru China atau Imlek. Kue ini dianggap sebagai simbol keberuntungan, dengan sebutan Ong Lai dalam bahasa Hokian.(Na/By/Sa/Ar/Na


Copyright © INGATKEMBALIcom 2025